Jasa Kalibrasi Pressure Gauge Terakreditasi KAN ISO 17025
Pt-sidik.com – Pressure gauge merupakan salah satu alat ukur yang paling banyak digunakan di berbagai sektor industri untuk mengukur tekanan gas maupun cairan dalam sistem perpipaan, tangki, boiler, kompresor, hingga peralatan proses lainnya. Keakuratan pressure gauge sangat menentukan keamanan operasional, kualitas produk, dan efisiensi proses produksi. Oleh karena itu, kalibrasi pressure gauge secara berkala menjadi langkah penting untuk memastikan hasil pengukuran tetap akurat dan sesuai standar.
Seiring waktu, pressure gauge dapat mengalami penurunan performa akibat penggunaan terus-menerus, getaran mesin, perubahan temperatur, tekanan berlebih (overpressure), maupun faktor lingkungan kerja. Kondisi tersebut dapat menyebabkan jarum penunjuk bergeser atau menghasilkan pembacaan yang tidak akurat. Jika dibiarkan, kesalahan pengukuran tekanan dapat memicu gangguan proses produksi, kerusakan peralatan, bahkan meningkatkan risiko kecelakaan kerja.
Untuk memastikan keakuratan hasil pengukuran, perusahaan disarankan menggunakan jasa kalibrasi pressure gauge yang dilakukan oleh laboratorium terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) sesuai standar ISO/IEC 17025. Akreditasi ini menjadi bukti bahwa laboratorium memiliki kompetensi teknis, metode kalibrasi yang tervalidasi, peralatan standar yang tertelusur, serta sistem manajemen mutu yang memenuhi persyaratan internasional.
Standar ISO/IEC 17025 yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) merupakan acuan global dalam kegiatan pengujian dan kalibrasi laboratorium. Dengan menggunakan jasa kalibrasi dari laboratorium terakreditasi, perusahaan memperoleh sertifikat kalibrasi yang memiliki validitas tinggi dan dapat digunakan sebagai bukti resmi dalam audit ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, maupun standar sistem manajemen lainnya.
Kalibrasi pressure gauge tidak hanya penting untuk memenuhi persyaratan audit, tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas proses produksi. Pengukuran tekanan yang akurat membantu operator mengontrol sistem dengan lebih baik, menghindari tekanan yang melebihi batas aman, serta menjaga kualitas produk tetap konsisten. Dalam industri seperti manufaktur, farmasi, makanan dan minuman, petrokimia, pembangkit listrik, oil & gas, hingga pengolahan air, keakuratan pressure gauge merupakan bagian penting dari sistem pengendalian proses.
Proses kalibrasi pressure gauge dilakukan dengan membandingkan hasil pembacaan pressure gauge terhadap standar tekanan yang memiliki tingkat akurasi lebih tinggi. Selanjutnya akan dilakukan analisis penyimpangan, nilai koreksi, serta perhitungan ketidakpastian pengukuran. Hasil tersebut kemudian dituangkan dalam sertifikat kalibrasi resmi yang dapat digunakan sebagai dokumentasi sistem mutu perusahaan.
Sebagai penyedia layanan kalibrasi terpercaya, PT SIDIK menyediakan jasa kalibrasi pressure gauge terakreditasi KAN ISO 17025 untuk berbagai jenis pressure gauge analog maupun digital. Layanan tersedia untuk kebutuhan kalibrasi di laboratorium (in-lab) maupun langsung di lokasi pelanggan (on-site), sehingga perusahaan dapat memilih solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan operasionalnya.
Dengan dukungan teknisi berpengalaman, peralatan standar yang tertelusur, serta sertifikat kalibrasi yang diakui secara nasional, PT SIDIK siap membantu perusahaan menjaga akurasi alat ukur tekanan dan memenuhi kebutuhan audit maupun sertifikasi ISO. Layanan ini juga menjangkau berbagai kota di Indonesia sehingga memudahkan perusahaan dalam memperoleh layanan kalibrasi yang profesional.
Melakukan kalibrasi pressure gauge secara rutin merupakan investasi penting bagi perusahaan. Selain menjaga keselamatan kerja dan kualitas produk, kalibrasi juga meningkatkan kepercayaan terhadap data pengukuran serta membantu perusahaan mematuhi berbagai persyaratan regulasi dan standar industri. Dengan memilih jasa kalibrasi pressure gauge terakreditasi KAN ISO 17025, perusahaan dapat memastikan setiap hasil pengukuran tekanan aman, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
