Komplek Nuansa Mas Estate, Blk. E No.2, Cipamokolan, Rancasari, Bandung 40292
sidikkalibrasi@pt-sidik.com
marketingkalibrasi@pt-sidik.com

Mengapa Kalibrasi Alat Ukur Terakreditasi KAN Wajib untuk Audit ISO 17025 & ISO 9001?

Mengapa Kalibrasi Alat Ukur Terakreditasi KAN Wajib untuk Audit ISO 17025 & ISO 9001?

Pt-Sidik.com – Dalam proses audit ISO, salah satu temuan paling sering muncul adalah ketidaksesuaian pada pengendalian alat ukur. Banyak perusahaan sudah memiliki sistem manajemen mutu yang baik, tetapi gagal menunjukkan bukti bahwa alat ukurnya terkalibrasi secara sah dan tertelusur. Di sinilah pentingnya kalibrasi alat ukur yang terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai bukti kompetensi dan keabsahan hasil pengukuran.

Baik ISO 17025 maupun ISO 9001 sama-sama menekankan pentingnya akurasi dan ketertelusuran pengukuran. Standar yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) ini mengharuskan organisasi memastikan bahwa setiap alat monitoring dan pengukuran dikendalikan dengan baik. Artinya, alat ukur harus dikalibrasi secara berkala, memiliki sertifikat resmi, dan dapat ditelusuri ke standar nasional atau internasional.

Pentingnya Kalibrasi dalam Audit ISO 9001

Dalam ISO 9001, klausul mengenai “monitoring and measuring resources” mengharuskan perusahaan menjamin keakuratan alat ukur yang digunakan dalam proses produksi maupun inspeksi. Auditor biasanya akan memeriksa:

  • Status kalibrasi dan masa berlaku sertifikat
  • Label identifikasi kalibrasi pada alat
  • Bukti ketertelusuran standar
  • Prosedur pengendalian alat ukur

Jika kalibrasi dilakukan oleh laboratorium yang tidak terakreditasi KAN, auditor dapat mempertanyakan validitas hasilnya. Hal ini berpotensi menjadi temuan audit yang dapat menghambat sertifikasi atau re-sertifikasi ISO 9001.

Mengapa Wajib untuk ISO 17025?

Untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi, ISO 17025 memiliki persyaratan yang lebih ketat. Standar ini menuntut kompetensi teknis, validasi metode, estimasi ketidakpastian pengukuran, hingga ketertelusuran standar. Jika laboratorium menggunakan alat ukur yang tidak dikalibrasi oleh lembaga terakreditasi KAN, maka kredibilitas hasil pengujiannya dapat diragukan.

Kalibrasi terakreditasi memastikan bahwa setiap hasil pengukuran memiliki rantai ketertelusuran yang jelas hingga ke standar nasional. Ini bukan hanya formalitas, tetapi bagian dari sistem jaminan mutu yang menjaga integritas data.

Dampak Jika Tidak Menggunakan Kalibrasi Terakreditasi

Tanpa kalibrasi resmi KAN ISO 17025, risiko yang dapat terjadi antara lain:

  • Data pengukuran tidak valid
  • Produk tidak sesuai spesifikasi
  • Temuan mayor saat audit
  • Kehilangan kepercayaan pelanggan
  • Potensi kerugian finansial

Dalam jangka panjang, ketidakakuratan alat ukur dapat merusak reputasi perusahaan, terutama di sektor industri yang sangat mengandalkan presisi seperti manufaktur, farmasi, makanan dan minuman, energi, dan konstruksi.

Investasi untuk Kepastian dan Kepercayaan

Menggunakan jasa kalibrasi alat ukur terakreditasi KAN bukan hanya untuk memenuhi persyaratan audit ISO 17025 dan ISO 9001, tetapi juga untuk menjaga konsistensi mutu perusahaan. Sertifikat kalibrasi resmi memberikan rasa aman bagi manajemen, tim QA/QC, hingga auditor bahwa sistem pengukuran telah dikendalikan dengan baik.

Audit ISO bukan sekadar pemeriksaan dokumen, melainkan verifikasi sistem secara menyeluruh. Ketika seluruh alat ukur telah dikalibrasi oleh laboratorium terakreditasi KAN, perusahaan dapat menghadapi audit dengan lebih percaya diri, meminimalkan temuan, serta memperkuat komitmen terhadap kualitas.

Kalibrasi yang tepat hari ini adalah jaminan akurasi, kepatuhan, dan daya saing di masa depan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *